Jalan-jalan Berpahala

0
7
views
Pict : Jalan Sendiri

Mediagaul.net/Sports – Jalan-jalan merupakan olahraga yang ringan serta tidak menguras banyak tenaga. Dengan berjalan kaki secara rutin kamu dapat memperkecil resiko terkena stress, menurunkan berat badan, menyegarkan badan, meningkatkan kekebalan tubuh dan masih banyak lagi. Tapi masalahnya banyak orang sibuk sekali dengan aktivitasnya yang menyebabkan jalan-jalan santai tersebut hanya dapat dilakukan pas waktu weekend saja. Don’t worry.. Gue ada tips supaya jalan-jalan bisa rutin, tips ini nggak hanya bakal membuat tubuhmu kuat, tapi hati kamu juga akan terlatih menjadi lebih kuat pula. Penasaran ?
Caranya adalah dengan cara jalan kaki setiap akan pergi ke masjid dan begitu pula pulangnya.  Coba misalkan, jarak rumah/tempat kerja menuju masjid itu kira-kira pulang pergi setengah kilometer, lumayankan jaraknya ? belum lagi dikalikan 5 waktu. Nah dengan menerapkan hal ini maka keuntungan yang akan didapatkan dengan jalan kaki akan terpenuhi untuk tubuh kita. Nggak hanya itu, perjalanan kita pergi dan pulang dari masjid setiap langkahnya akan mendapatkan pahala.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَكُلُّ خَطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ 
“Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim no. 2382)
Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin dalam Syarh Al Arba’in An Nawawiyah mengatakan, “Setiap langkah kaki menuju shalat adalah sedekah baik jarak yang jauh maupun dekat”. Setiap Langkah Kaki Ke Tempat Shalat Dicatat Sebagai Kebaikan Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الصَّلاَةِ يُكْتَبُ لَهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَيُمْحَى عَنْهُ بِهَا سَيِّئَةٌ 
“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)

Berjalan ke Masjid akan Mendapat Dua Keutamaan Dari Abu Huroiroh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً 
“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya. (HR. Muslim no. 1553)
Berjalan pulang dari masjid akan dicatat sebagaimana perginya Hal ini berdasarkan hadits berikut, 
  Dari Ubay bin Ka’ab berkata,
“Dulu ada seseorang yang tidak aku ketahui seorang pun yang jauh rumahnya dari masjid selain dia. Namun dia tidak pernah luput dari shalat. Kemudian ada yang berkata padanya atau aku sendiri yang berkata padanya, “Bagaimana kalau engkau membeli unta untuk dikendarai ketika gelap dan ketika tanah dalam keadaan panas.” Orang tadi lantas menjawab, “Aku tidaklah senang jika rumahku di samping masjid. Aku ingin dicatat bagiku langkah kakiku menuju masjid dan langkahku ketika pulang kembali ke keluargaku.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh Allah telah mencatat bagimu seluruhnya.” (HR. Muslim no. 1546)
An Nawawi dalam Syarh Muslim 2/130 mengatakan,
فِيهِ : إِثْبَات الثَّوَاب فِي الْخُطَا فِي الرُّجُوع مِنْ الصَّلَاة كَمَا يَثْبُت فِي الذَّهَابِ . 
“Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa langkah kaki ketika pulang dari shalat akan diberi ganjaran sebagaimana perginya.”
Masya Allah
-Apabila Seorang Lelaki Nggak Mampu untuk Pergi Melangkah ke Masjid, Jangan Berharap Ia Akan Mampu Membawamu Menuju Surga-
(Rajaf/Ykc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here